Satu Bangku, Seribu Cerita Pagi itu, halaman sekolah sudah ramai oleh para siswa. Suara tawa dan percakapan terdengar di berbagai sudut. Karunia berjalan menuju kelas sambil membawa beberapa buku di tangannya. Sesampainya di kelas, ia melihat bangku kosong di sebelah Rosa. "Boleh aku duduk di sini, Rosa?" tanya Karunia sambil tersenyum. Rosa menatapnya sebentar. "Terserah. Tapi jangan berisik." Karunia hanya mengangguk. Sejak hari itu, mereka duduk sebangku. Meskipun sifat mereka berbeda, Karunia selalu berusaha bersikap baik kepada Rosa. Pada awalnya, Rosa tidak terlalu menyukai Karunia. la merasa Karunia selalu mendapatkan perhatian dari guru dan teman-temannya. Saat pelajaran berlangsung, guru memberikan tugas kelompok kepada seluruh siswa. "Karunia, kamu mendapat nilai tertinggi dalam tugas kemarin. Bagus sekali!" puji pak andri. Rosa mendengar pujian itu dan merasa kesal. "Dia memang selalu ingin terlihat paling pintar," ucap Rosa Karunia yang mendengarnya hanya diam. ia tidak ingin memperpanjang masalah
Hiji Bangku, Seribu Carita Isuk-isuk, palataran sakola rame ku murid-murid. Sora seuri jeung obrolan kadéngé di sagala rupa juru. Karunia leumpang ka kelas mawa sababaraha buku dina leungeunna. Nalika anjeunna dugi ka kelas, anjeunna ningali korsi kosong gigireun Rosa. "Naha abdi tiasa calik di dieu, Rosa?" Karunia nanya bari seuri. Rosa neuteup sakedapan. "Naon waé. Tapi ulah nyaring." Karunia ukur unggeuk. Saprak poé éta, maranéhna geus diuk dina bangku kuring. Sanaos kapribadianna béda-béda, Karunia sok nyobian ngabagéakeun Rosa. Mimitina, Rosa henteu resep pisan ka Karunia. Manéhna ngarasa yén Karunia sok meunang perhatian ti guru jeung babaturanana. Salila pangajaran, guru méré pancén kelompok ka sakabéh siswa. "Grace, anjeun ngagaduhan skor pangluhurna dina tugas kamari. Saé pisan!" muji ceu Andri. Rosa ngadéngé pujian éta sarta ngarasa kesel. "Anjeunna sok hoyong katingali anu paling pinter," saur Rosa Kado nu ngadéngé éta ngan jempé. anjeunna teu hoyong manjangkeun masalah
Semua data terjemahan dikumpulkan melalui Kamussunda.com. Data yang dikumpulkan terbuka untuk semua, dibagikan secara anonim. Oleh karena itu, kami mengingatkan Anda bahwa informasi dan data pribadi Anda tidak boleh disertakan dalam terjemahan Anda menggunakan Penerjemah Sunda. Konten yang dibuat dari terjemahan pengguna Kamussunda.com juga gaul, tidak senonoh, dll. artikel dapat ditemukan. Karena terjemahan yang dibuat mungkin tidak cocok untuk orang-orang dari segala usia dan segmen, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sistem Anda jika Anda mengalami ketidaknyamanan. Penghinaan terhadap hak cipta atau kepribadian dalam konten yang ditambahkan pengguna kami dengan terjemahan. Jika ada elemen, pengaturan yang diperlukan akan dibuat jika terjadi →"Kontak" dengan administrasi situs. Proofreading adalah langkah terakhir dalam mengedit, dengan fokus pada pemeriksaan tingkat permukaan teks: tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan fitur formal lainnya seperti gaya dan format kutipan. Proofreading tidak melibatkan modifikasi substansial dari isi dan bentuk teks. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa karya tersebut dipoles dan siap untuk diterbitkan.
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)