Cerita rakyat Lutung Kasarung mengangkat tema kebaikan hati yang mengalahkan kedengkian dengan menggunakan alur maju kronologis. Kisahnya berpusat pada tokoh Purbasari, seorang putri yang baik dan pemaaf, yang diasingkan ke hutan oleh kakaknya yang kejam, Purbararang, demi merebut tahta Kerajaan Pasir Batang. Di tengah hutan yang menjadi latar tempatnya bersama istana, Purbasari ditolong oleh tokoh Lutung Kasarung—jelmaan pangeran kahyangan bernama Sanghyang Guruminda—yang menyembuhkan penyakit kulitnya dan membantunya memenangkan berbagai sayembara berat dari Purbararang. Kisah berakhir bahagia saat wujud asli pangeran kembali dan Purbasari naik tahta sambil memaafkan kakaknya, Melalui kisah ini, terselip amanat bahwa kesabaran akan membawa kebahagiaan dan sifat dengki hanya berujung malapetaka. Dongeng ini termasuk jenis mite sekaligus legenda karena mengandung unsur kepercayaan
Folklor Lutung Kasarung ngangkat téma kahadean ngelehkeun kajahatan ngagunakeun kronologis. Carita dipuseurkeun kana tokoh Purbasari, saurang putri anu bageur tur hampura, anu diasingkeun ka leuweung ku lanceukna anu kejam, Purbararang, pikeun ngarebut tahta Karajaan Pasir Batang. Di tengah leuweung nu jadi latar tempatna jeung karaton, Purbasari dibantuan ku tokoh Lutung Kasarung—jelmaan pangeran kahyang nu ngaranna Sanghyang Guruminda—nu nyageurkeun panyakit kulitna jeung mantuan manéhna meunang rupa-rupa pasanggiri anu tangguh ti Purbararang. Carita mungkas gumbira nalika wujud pangeran anu sajati mulang sarta Purbasari naék tahta bari ngahampura dulurna. Ngaliwatan carita ieu, aya pesen yén kasabaran bakal mawa kabagjaan sareng sirik ngan ukur ngakibatkeun musibah. Dongéng ieu mangrupa jenis mitos jeung legenda lantaran ngandung unsur kapercayaan
Semua data terjemahan dikumpulkan melalui Kamussunda.com. Data yang dikumpulkan terbuka untuk semua, dibagikan secara anonim. Oleh karena itu, kami mengingatkan Anda bahwa informasi dan data pribadi Anda tidak boleh disertakan dalam terjemahan Anda menggunakan Penerjemah Sunda. Konten yang dibuat dari terjemahan pengguna Kamussunda.com juga gaul, tidak senonoh, dll. artikel dapat ditemukan. Karena terjemahan yang dibuat mungkin tidak cocok untuk orang-orang dari segala usia dan segmen, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sistem Anda jika Anda mengalami ketidaknyamanan. Penghinaan terhadap hak cipta atau kepribadian dalam konten yang ditambahkan pengguna kami dengan terjemahan. Jika ada elemen, pengaturan yang diperlukan akan dibuat jika terjadi →"Kontak" dengan administrasi situs. Proofreading adalah langkah terakhir dalam mengedit, dengan fokus pada pemeriksaan tingkat permukaan teks: tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan fitur formal lainnya seperti gaya dan format kutipan. Proofreading tidak melibatkan modifikasi substansial dari isi dan bentuk teks. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa karya tersebut dipoles dan siap untuk diterbitkan.
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)