Sorak sorai masyarakat pecah saat rombongan kirab mulai melintas. Nuansa budaya Sunda begitu terasa melalui iringan musik tradisional, penampilan seni daerah, arak-arakan budaya, hingga hadirnya Mahkota Binokasih yang menjadi simbol kebesaran dan warisan budaya Sunda. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga tampak menunggang kuda dalam iring-iringan kirab yang semakin menyedot perhatian masyarakat. Beragam pertunjukan seni tradisional seperti tari daerah, kaulinan barudak, penampilan sinden, hingga musik tradisional berhasil memukau warga yang memadati area kirab. Suasana Kota Bandung pun berubah menjadi panggung budaya terbuka yang dipenuhi semangat pelestarian tradisi Sunda. Melly Susilawati (40), warga Antapani, mengaku rela datang sejak sore bersama keluarganya demi menyaksikan langsung kirab budaya tersebut. “Sengaja datang dari jam setengah tiga sore. Pengen lihat langsung Kang Dedi sama kereta kencana,” ujar Melly.
Riung-riung ngariung nalika rombongan karnaval mimiti ngaliwat. Nuansa kabudayaan Sunda dirasakeun ngaliwatan iringan musik tradisional, pintonan kasenian daérah, prosesi kabudayaan, komo deui ayana Mahkota Binokasih anu jadi lambang kaagungan jeung warisan budaya Sunda. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ogé katémbong numpak kuda dina prosesi karnaval anu beuki narik perhatian masarakat. Rupa-rupa pintonan kasenian tradisional saperti tari daerah, kaulinan barudak, pagelaran sinden, jeung musik tradisional berhasil ngaheureuyan warga anu ngariung di wewengkon karnaval. Suasana Kota Bandung robah jadi panggung budaya terbuka anu dipinuhan ku sumanget pikeun ngalestarikeun tradisi Sunda. Melly Susilawati (40), warga Antapani, ngaku ti beurang geus daék datang jeung kulawargana pikeun nyaksian langsung karnaval budaya. "Abdi ngahaja sumping jam satengah tilu sonten. Abdi hoyong ningali Kang Dedi sareng gerbong emasna," saur Melly.
Semua data terjemahan dikumpulkan melalui Kamussunda.com. Data yang dikumpulkan terbuka untuk semua, dibagikan secara anonim. Oleh karena itu, kami mengingatkan Anda bahwa informasi dan data pribadi Anda tidak boleh disertakan dalam terjemahan Anda menggunakan Penerjemah Sunda. Konten yang dibuat dari terjemahan pengguna Kamussunda.com juga gaul, tidak senonoh, dll. artikel dapat ditemukan. Karena terjemahan yang dibuat mungkin tidak cocok untuk orang-orang dari segala usia dan segmen, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sistem Anda jika Anda mengalami ketidaknyamanan. Penghinaan terhadap hak cipta atau kepribadian dalam konten yang ditambahkan pengguna kami dengan terjemahan. Jika ada elemen, pengaturan yang diperlukan akan dibuat jika terjadi →"Kontak" dengan administrasi situs. Proofreading adalah langkah terakhir dalam mengedit, dengan fokus pada pemeriksaan tingkat permukaan teks: tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan fitur formal lainnya seperti gaya dan format kutipan. Proofreading tidak melibatkan modifikasi substansial dari isi dan bentuk teks. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa karya tersebut dipoles dan siap untuk diterbitkan.
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)