Indonesia

Sisindiran berasal dari kata “sindir” yang berarti menyampaikan sesuatu secara tidak langsung atau tidak terus terang. Tujuan sisindiran adalah untuk menghormati lawan bicara agar tidak tersinggung. Sisindiran merupakan puisi sastra tradisional Sunda yang sudah ada sejak lama, bahkan sebelum Islam datang. Sisindiran terdiri atas dua bagian, yaitu: Cangkang (kulit/sampiran) pada bagian awal Eusi (isi) pada bagian akhir Bentuk sisindiran terikat oleh: Rima Irama Sisindiran tidak menekankan imajinasi atau diksi seperti puisi modern atau sajak. Umumnya sisindiran terdiri atas empat larik, tetapi dapat kurang atau lebih. Jumlah larik dalam sisindiran selalu genap karena dibagi menjadi dua bagian yang sama banyak. Jenis-jenis sisindiran: Wawangsalan Rarakitan Paparikan Berdasarkan sifat atau tujuannya, sisindiran digunakan untuk: Kasih sayang Piwuruk (nasihat/pepatah) Sesebred (humor)

Sunda

Sisindiran asalna tina kecap “sindir” anu hartina nepikeun hiji hal sacara teu langsung atawa henteu terus terang. Tujuan sindiran nyaéta pikeun ngajénan ka nu diajak nyarita sangkan teu weléh gelo. Sisindiran nyaéta puisi sastra tradisional Sunda anu geus aya ti jaman baheula, malah saméméh Islam datang. Sisindiran téh diwangun ku dua bagian, nyaéta: Cangkang (kulit/draping) di awal Eusi (eusian) dina tungtung Wangun sisindiran dibeungkeut ku: Rima Wirahma Sindiran henteu ngantebkeun imajinasi atawa diksi saperti puisi atawa puisi modern. Umumna allusions diwangun ku opat garis, tapi maranéhna bisa jadi leuwih atawa kurang. Jumlah garis dina alusi sok malah sabab dibagi jadi dua bagian sarua. Jenis satir: Wangsalan Dirakit Ngalaan Dumasar kana sipat atawa tujuanana, sisindiran digunakeun pikeun: Kaasih Piwuruk (naséhat/paribasa) Sesebred (humor)

Kamussunda.com | Bagaimana cara menggunakan penerjemah teks bahasa Indonesia-Sunda?

Semua data terjemahan dikumpulkan melalui Kamussunda.com. Data yang dikumpulkan terbuka untuk semua, dibagikan secara anonim. Oleh karena itu, kami mengingatkan Anda bahwa informasi dan data pribadi Anda tidak boleh disertakan dalam terjemahan Anda menggunakan Penerjemah Sunda. Konten yang dibuat dari terjemahan pengguna Kamussunda.com juga gaul, tidak senonoh, dll. artikel dapat ditemukan. Karena terjemahan yang dibuat mungkin tidak cocok untuk orang-orang dari segala usia dan segmen, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sistem Anda jika Anda mengalami ketidaknyamanan. Penghinaan terhadap hak cipta atau kepribadian dalam konten yang ditambahkan pengguna kami dengan terjemahan. Jika ada elemen, pengaturan yang diperlukan akan dibuat jika terjadi →"Kontak" dengan administrasi situs. Proofreading adalah langkah terakhir dalam mengedit, dengan fokus pada pemeriksaan tingkat permukaan teks: tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan fitur formal lainnya seperti gaya dan format kutipan. Proofreading tidak melibatkan modifikasi substansial dari isi dan bentuk teks. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa karya tersebut dipoles dan siap untuk diterbitkan.


Kebijakan Privasi

Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)