Berdasarkan referensi kitab Nihayatuz Zain (karya Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani) dan kaidah fikih mazhab Syafi'i, berikut adalah jawaban atas pertanyaan tersebut: Hukumnya: Boleh menerima zakat fitrah di kampung halaman. Berikut penjelasannya: Zakat yang Sudah Dibayar Tetap Sah: Zakat fitrah yang dikeluarkan di pertengahan Ramadhan di perantauan hukumnya sah (ta'jil zakat). Kewajiban zakat fitrah atas orang tersebut sudah gugur. Kondisi Mustahiq di Kampung Halaman: Seseorang wajib mengeluarkan zakat fitrah jika menemui waktu wajib (terbenam matahari akhir Ramadhan) dalam keadaan memiliki kelebihan makanan. Namun, jika saat Idul Fitri tiba ia kembali ke kampung halaman dan menjadi fakir/miskin (mustahiq), maka ia berhak menerima zakat dari orang lain. Kaidah Nihayatuz Zain: Syekh Nawawi al-Bantani dalam Nihayatuz Zain menekankan bahwa zakat fitrah didistribusikan kepada mustahiq di tempat ia berada (wajib zakat). Jika dia sudah membayar di perantauan, kemudian saat hari raya dia berada di kampung dan menjadi mustahiq, maka dia tergolong orang yang berhak menerima zakat (asnaf) di kampung tersebut. NU Online NU Online +3 Kesimpulan: Tidak ada larangan seseorang yang membayar zakat di perantauan kemudian menjadi mustahiq dan menerima zakat saat pulang. Status "mustahiq" ditentukan pada saat hari raya Idul Fitri (waktu wajib), bukan pada saat pembayaran zakat (pertengahan Ramadhan).
Dumasar kana rujukan kana kitab Nihayatuz Zain (karangan Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani) jeung aturan fiqih mazhab Syafi'i, ieu di handap aya jawaban kana patarosan ieu: Hukumna: Anjeun tiasa nampi zakat fitrah di kampung halaman anjeun. Ieu katerangan: Zakat anu geus dibayar tetep sah: Zakat fitrah anu dikaluarkeun dina pertengahan Ramadhan di luar negeri sah sacara hukum (ta'jil zakat). Kawajiban zakat fitrah ka jalma éta geus ditungtungan. Kaayaan Mustahiq di kampung halamanna: Hiji jalma wajib mayar zakat fitrah saupama minuhan waktuna wajib (panonpoé surup dina ahir Ramadhan) dina kaayaan kaleuwihan dahareun. Nanging, upami nalika Idul Fitri sumping anjeunna balik ka kampung halamanna sareng janten miskin (mustahiq), maka anjeunna ngagaduhan hak nampi zakat ti jalma sanés. Aturan Nihayatuz Zain: Syekh Nawawi al-Bantani dina Nihayatuz Zain negeskeun yen zakat fitrah disalurkeun ka mustahiq dimana ayana (zakat wajib). Lamun geus mayar ka luar negeri, mangka dina mangsa lebaran di kampung jeung jadi mustahiq, mangka digolongkeun jadi jalma anu boga hak narima zakat (asnaf) di eta kampung. NU Online NU Online +3 Kacindekan: Henteu aya larangan pikeun jalma anu mayar zakat di luar negeri teras janten mustahiq sareng nampi zakat nalika anjeunna balik ka bumi. Status "mustahiq" ditangtukeun dina mangsa lebaran Idul Fitri (waktu wajib), lain nalika mayar zakat (pertengahan Ramadhan).
Semua data terjemahan dikumpulkan melalui Kamussunda.com. Data yang dikumpulkan terbuka untuk semua, dibagikan secara anonim. Oleh karena itu, kami mengingatkan Anda bahwa informasi dan data pribadi Anda tidak boleh disertakan dalam terjemahan Anda menggunakan Penerjemah Sunda. Konten yang dibuat dari terjemahan pengguna Kamussunda.com juga gaul, tidak senonoh, dll. artikel dapat ditemukan. Karena terjemahan yang dibuat mungkin tidak cocok untuk orang-orang dari segala usia dan segmen, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sistem Anda jika Anda mengalami ketidaknyamanan. Penghinaan terhadap hak cipta atau kepribadian dalam konten yang ditambahkan pengguna kami dengan terjemahan. Jika ada elemen, pengaturan yang diperlukan akan dibuat jika terjadi →"Kontak" dengan administrasi situs. Proofreading adalah langkah terakhir dalam mengedit, dengan fokus pada pemeriksaan tingkat permukaan teks: tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan fitur formal lainnya seperti gaya dan format kutipan. Proofreading tidak melibatkan modifikasi substansial dari isi dan bentuk teks. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa karya tersebut dipoles dan siap untuk diterbitkan.
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)