Akibat pertambahan jumlah penduduk dan jumlah penduduk, banyak lahan pertanian di Depok yang beralih fungsi menjadi pemukiman dan fasilitas lainnya, seperti jalan, terminal, pasar, sekolah, pabrik, dan perkantoran. Begitu pula dengan pekerjaan warganya yang juga banyak berubah, misalnya yang dulunya petani kini menjadi buruh atau pedagang. Namun meski lahan untuk pertanian semakin berkurang, masyarakat Depok masih bergantung pada lapangan kerja dari konversi lahan. Perubahannya ada pada metode yang disebut pertanian perkotaan. Begitu pula dengan jenis tanaman yang dibudidayakan tidak mengandalkan padi atau palawija, melainkan buah-buahan. Saat ini lahan pekarangan juga dimanfaatkan untuk merawat tanaman, termasuk lahan kosong yang belum dibangun. Balingbing, alpukat, dan jambu biji termasuk buah-buahan yang digunakan
Balukar tina ngaronjatna jumlah penduduk jeung penduduk, loba lahan tatanén di Dépok anu dirobah jadi padumukan jeung fasilitas séjénna, saperti jalan, terminal, pasar, sakola, pabrik jeung perkantoran. Kitu deui pagawéan warga ogé geus loba robahna, upamana anu baheulana jadi patani ayeuna geus jadi kuli atawa padagang. Sanajan kitu, sanajan lahan pikeun tatanén beuki ngurangan, masarakat Dépok tetep gumantung kana kasempetan pagawean tina konversi lahan. Parobahanna aya dina cara anu disebut urban farming. Kitu deui jinis pepelakan anu dibudidayakeun henteu ngandelkeun paré atawa pepelakan sékundér, tapi kana buah. Ayeuna, lahan pakarangan ogé dipaké pikeun miara pepelakan, kaasup lahan kosong anu teu acan diwangun. Balingbing, alpukat jeung jambu batu téh diantara bungbuahan anu dipaké
Semua data terjemahan dikumpulkan melalui Kamussunda.com. Data yang dikumpulkan terbuka untuk semua, dibagikan secara anonim. Oleh karena itu, kami mengingatkan Anda bahwa informasi dan data pribadi Anda tidak boleh disertakan dalam terjemahan Anda menggunakan Penerjemah Sunda. Konten yang dibuat dari terjemahan pengguna Kamussunda.com juga gaul, tidak senonoh, dll. artikel dapat ditemukan. Karena terjemahan yang dibuat mungkin tidak cocok untuk orang-orang dari segala usia dan segmen, kami menyarankan Anda untuk tidak menggunakan sistem Anda jika Anda mengalami ketidaknyamanan. Penghinaan terhadap hak cipta atau kepribadian dalam konten yang ditambahkan pengguna kami dengan terjemahan. Jika ada elemen, pengaturan yang diperlukan akan dibuat jika terjadi →"Kontak" dengan administrasi situs. Proofreading adalah langkah terakhir dalam mengedit, dengan fokus pada pemeriksaan tingkat permukaan teks: tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan fitur formal lainnya seperti gaya dan format kutipan. Proofreading tidak melibatkan modifikasi substansial dari isi dan bentuk teks. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa karya tersebut dipoles dan siap untuk diterbitkan.
Vendor pihak ketiga, termasuk Google, menggunakan cookie untuk menayangkan iklan berdasarkan kunjungan sebelumnya yang dilakukan pengguna ke situs web Anda atau situs web lain. Penggunaan cookie iklan oleh Google memungkinkan Google dan mitranya untuk menayangkan iklan kepada pengguna Anda berdasarkan kunjungan mereka ke situs Anda dan/atau situs lain di Internet. Pengguna dapat menyisih dari iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi Setelan Iklan. (Atau, Anda dapat mengarahkan pengguna untuk menyisih dari penggunaan cookie vendor pihak ketiga untuk iklan hasil personalisasi dengan mengunjungi www.aboutads.info.)